Kelana

Mengagumi Wat Benchamabophit

Tepat rasanya bila Thailand mendapat julukan sebagai negeri seribu kuil. Bagaimana tidak, para pelancong dapat dengan mudah menemui kuil-kuil bercorak Budha di setiap penjuru jalan. Dari sekian banyak Wat (sebutan untuk kuil). Saya menyempatkan diri ke The Marble Temple atau Wat Benchamabophit di Dusit. Di awal, saya berniat untuk mengeksplore Ananta Samakhom Throne Hall beserta bangunan megah lainnya di area Dusit Palace. Sayangnya, semua bangunan itu telah ditutup untuk umum sejak 1 Oktober 2017.

Informasi ditutupnya Ananta Samakhom Throne Hall ini saya dapat dari sopir tuktuk yang saya tumpangi. Awalnya saya tidak percaya dan mengira ini hanya scam. Namun saya bersikeras untuk tetap minta diantar dari Pratunam Market ke Ananta Samakhom. Dan benar saja, setiba disana, Komplek Dusit Palace memang ditutup dan dijaga ketat oleh aparat Thailand. Alhasil, saya pun hanya melintas dan menyaksikan kemegahan istana putih yang digagas oleh King Chulalongkorn itu tanpa mengabadikannya.

Dari Ananta Samakhom Throne Hall, saya memutuskan untuk berjalan menuju Wat Benchamabophit atau The Marble Temple. Kuil ini punya nama asli yang cukup panjang, Wat Benchamabophit Dusitnavaram. Nama kuil ini bermakna kuil milik Raja Rama V yang berlokasi di dekat Istana Dusit. Sama seperti kebanyakan kuil khas Thailand, Wat Benchamabopit dihiasi oleh ornament atap yang unik dan tangga berundak. Untuk masuk ke komplek kuil, anda cukup mengeluarkan uang sebesar 20 bath saja.

Salah satu bangunan di Komplek Wat Benchamabophit
Bagian dalam kuil (sumber: wikipedia)

Seperti disebutkan di awal, kuil ini dikenal  sebagai The Marblle Temple, atau kuil yang terbuat dari marmer. Marmer terlihat dari tiang-tiang penyangga dan patung singa penjaga pintu masuk di bagian dalam kuil. Batu marmer ini diimpor langung dari Italia. Kuil ini juga menjadi tempat penyimpanan abu Raja Chulalongkorn, tepatnya di bawah patung Budha Phra Buddhajinaraja

Para biksu
          Foto dulu gan

Di Wat Benchambophit, kita juga dapat menemui para biksu yang sedang atau akan beribadah. Kuil ini memang masih aktif digunakan untuk tempat peribadatan. Cukup banyak wisatawan yang datang dan berswafoto di sekitaran komplek Wat Benchamabophit. Walaupun tak seluas komplek Grand Palace, Kuil ini patut menjadi tempat wisata sejarah. Terlebih, UNESCO sudah menobatkannya sebagai salah satu situs warisan bersejarah dunia. Jadi, tidak ada salahnya untuk menjadikan Wat Benchamabophit sebagai salah satu tujuan saat berlibur di Bangkok.

 

A Moment Capturer. Amateur Runner. Interest with Nature, Book, and Travelling.Loves coffee.

Lia Subekti

A Moment Capturer. Amateur Runner. Interest with Nature, Book, and Travelling.Loves coffee.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *