• Mengurai Penat di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai

    Mengurai Penat di Bumi Ragem Sai Mangi Wawai0

    Padatnya aktivitas Revaluasi BMN di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) menyisakan sekelumit kisah menarik. Pasalnya, Tim Penilai KPKNL Metro (kantor saya) disuguhi berbagai landmark yang menjadi bukti jejak budaya di daerah berjuluk Ragem Sai Mangi Wawai tersebut. Keindahan arsitektur bangunan yang tersaji bahkan mampu mengurai penat yang acapkali muncul. Hal ini tak dapat dipungkiri mengingat

    READ MORE
  • Melawan  Agnosia Kekerasan Seks dalam ‘hUSh’

    Melawan Agnosia Kekerasan Seks dalam ‘hUSh’0

    Resensi film ‘hUSh’ karya Djenar Maesa Ayu & Kan Lume Sejak peradaban jahiliyah, tak dapat dipungkiri bahwa masyarakat telah membentuk anggapan sebagai pembeda terhadap laki-laki dan perempuan. Sebagian besar orang masih menganggap laki-laki adalah golongan superior. Perbedaan psikologis dan kodrat biologis menjadikan perempuan sebagai warga kelas dua. Kondisi ini kian didukung dengan kultur yang lebih

    READ MORE
  • Drupadi: Sinisme Sang Poliandris

    Drupadi: Sinisme Sang Poliandris0

    (Gambar cover Novel Drupadi oleh pengenbuku.com) Resensi buku Drupadi karya Seno Gumira Ajidarma “Apa kalian sudah lupa? Apakah kalian sudah lupa penghinaan Kurawa yang tiada tara? Aku telah bersumpah tidak akan menyanggul rambutku jika belum dikeramas dengan darah Dursasana. Apakah para Pandawa akan membiarkan rambutku terurai selamanya? Dimanakah  Bima yang telah bersumpah untuk menghirup darah

    READ MORE
  • Mudik: Mulih Ka Udik!

    Mudik: Mulih Ka Udik!0

    Arunika belum begitu menyemburat, namun saya sudah berdiri tegap di tengah hiruk pikuk keramaian peron Stasiun Pasar Senen. Beberapa menit kemudian, Kereta Fajar Utama yang menjadi pengharapan akhirnya tiba. Tak berselang lama, kereta pun langsung diserbu ratusan orang yang hendak ruralisasi tuk menyambut tahun baru hijriah. Para porter yang mengangkut berbagai barang segera bergerak dengan cekatan. Tak

    READ MORE
  • Menggauli Lembur

    Menggauli Lembur0

    Jam dinding di ruang rapat merajuk menuju angka delapan. Suasana gedung terlihat lengang. Hanya terlihat dua petugas keamanan yang ceria nan setia berdiri di balik bilik informasi. Sementara langit Jakarta makin menghitam, menyimpan cakrawala untuk dihadirkan esok hari. Nampak masih ada delapan buah komputer jinjing yang menyala terang. Enam belas mata masih terjaga, persis di

    READ MORE
  • Kelana: Mengagumi Anak Gunung Krakatau lebih dekat (Part 1- From Senen to Merak)

    Kelana: Mengagumi Anak Gunung Krakatau lebih dekat (Part 1- From Senen to Merak)0

    Seratus tiga puluh empat tahun yang lalu, dua pertiga bagian Krakatau runtuh dalam sebuah letusan berantai, melenyapkan sebagian besar pulau di sekelilingnya. Letusan gunung berapi tersebut menjadi salah satu letusan yang paling mematikan dan merusak dalam dunia vulkanologi. Setidaknya 30.000 orang menjadi korban jiwa dalam kejadian maha dahsyat tersebut. Dampak letusan bahkan terasa hinga di

    READ MORE
 

Style Selector